Uchiage Hanabi (Fireworks) and Time Travel Story

Haloo!

Setelah sekian lama, akhirnya saya posting juga di blog ini. Sebenarnya saya nonton film ini sudah seminggu yang lalu dan kepikiran mau menulis review di sini tapi buntu materi. hiks. Baru sekarang niat untuk menulis lagi, semoga ingat beberapa adegannya. Dan kembali mengingatkan bahwa review saya mungkin ada major spoiler, pastikan baca setelah menonton ya.

uchiage-1

Fireworks, atau Uchiage Hanabi, Shita kara Miru ka, Yoko kara Miru ka merupakan film animasi garapan studio Shaft yang diadaptasi dari FTV karya sutradara Shunji Iwai. Sutradara yang menangani animasinya tak lain dan tak bukan adalah Shinbo Akiyuki yang juga menggarap serial Bakemonogatari. 

Anime ini menceritakan tentang tokoh utama Shimada Norimichi yang bertemu untuk pertama kalinya dengan gadis cantik dan pendiam bernama Oikawa Nazuna di kolam renang. Pertemuan itu berlangsung sangat kikuk, sehingga Norimichi sempat kalah taruhan berenang dengan Yuusuke akibat insiden yang menyebabkan kakinya terluka. Saat itu, Nazuna malah mengajak Yuusuke untuk menonton kembang api daripada dengan Norimichi. Pertemuannya yang terakhir menyebabkan dia harus berpisah dengan Nazuna. Dengan penuh penyesalan, Norimichi melempar bola kaca yang ditemukannya dan waktu pun berbalik sebelum kepindahan Nazuna agar dapat bertemu dan terus bersamanya sekali lagi.

Setelah menonton ini, tema time travel dan err….seishun (adolescence/masa muda) jadi super duper mainstream semenjak kemunculan film animasi Toki wo Kakeru Shoujo dan Kimi no Na Wa, jadi untuk cerita sendiri kelewat datar dan kurang menggigit dibanding versi dorama FTV nya. Entah mungkin kurang menangkap maksud cerita di doramanya atau tidak, soalnya di versi dorama hanya menggambarkan keinginan dan penyesalan si tokoh utama tanpa ada perubahan waktu, sedangkan di anime menggunakan perantara yang bisa mengabulkan keinginannya, dengan taruhan harga yang harus didapatnya sehingga muncullah ending yang kurang memuaskan buat saya.

Seharusnya si tokoh utama jauh lebih kuat sifatnya daripada harus melarikan diri lewat jelajah waktu dan menimbulkan banyak paradoks, padahal bisa jadi ada kemungkinan bisa bertemu lagi. Serasa kata moshimo jadi tak berarti karena pakai time travel, jatuhnya ke eskapisme deh. Kalau banyak plothole, mau bagaimana lagi. Dari dua versi memang tidak terlalu banyak diceritakan karena lebih fokus ke interaksi dua tokoh utama, jadi tidak bisa disalahkan juga. Mungkin itu yang membuat cerita jadi kurang menggigit karena tak ditemukan jawaban atas masalah yang menimpa kedua tokoh utama tersebut.

Saya pribadi lebih suka versi dorama karena menggambarkan pengandaian si tokoh itu sendiri dan dia gampang move on ketimbang versi animenya. Yep, he’s much stronger than the anime ones. Daaaaan, yang paling menarik dari dua versi film ini adalah perdebatan tentang “Kembang api itu bulat atau datar?”. Pada pilih mana, hayo? XD

Tapi itu sudah dibantu dengan visual yang cukup indah, meski aku kurang suka adegan yang karakternya terlalu banyak menggunakan 3D daripada 2D serta dat goddamn fanservice thing, it’s kinda annoying (LOL). Kembang apinya dipoles dengan indah oleh studio ini, sehingga membuat saya mengira ini buatan Comix Wave-nya Shinkai Makoto padahal bukan. Sampai akhir film ini aku cukup puas dengan visualnya. Musiknya pun indah, apalagi lagu Forever Friends yang dibawakan DAOKO, bikin earworm.

Sekian review dari saya, film anime ini saya beri skor 7/10,  karena visual dan musik yang super indah. Overall, disamping cerita yang datar-datar saja, aku lumayan menikmati nonton sampai habis, biarpun aku masih keganggu dengan fanservice ala Shaft (besutan om Shinbo pula). Berikut ada video musik yang dibawakan DAOKO dan Kenshi Yonezu yang cukup menggambarkan keseluruhan cerita anime ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s