Sailor Moon Crystal Season 3 was GREAT!!

Hallo!!

Mungkin informasinya sedikit terlambat, tapi bulan lalu Sailor Moon Crystal yang baru sudah selesai tayang. Sailor Moon Crystal season 3 kini dengan staff dan sutradara yang baru juga, serial ini berakhir dengan bagus, terutama adegan transformasinya. Aduuuh subarashii! Hebat banget!

SailorMoonCrystalSeason3-PosterSmall

Sailor Moon Crystal season 3 mengadaptasi arc ketiga (Infinity) dari serial manga karya Naoko Takeuchi. Kuakui, arc ketiga Sailor Moon merupakan arc paling favorit selain Stars. Aside from queer thingy liek Uranus and Neptune relationships (also gender), aku senang outer senshi bisa tampil menakjubkan. Seperti karakter Pluto yang lebih emosional dan Saturn yang lebih keren daripada di original anime-nya.

 What a cool power you have, Pluto!

Yang lebih menggembirakan, adegan transformasinya sekarang dianimasikan dalam bentuk 2D, tak lagi 3D. Mungkin budget untuk season 1 dan 2 hanya cukup untuk worldwide simulcast ya, sehingga tidak memperhitungkan kualitas. Yah yang disayangkan sih, tetep nggak fresh. The inner senshis were good but, I do love the transformation below…oww Haruka and Michiru is so gorgeous!!.

The story part?

Well, sudah kubayangkan ceritanya bakal fast pace alias kelewatan cepat alurnya. Di versi manga, setiap panel-panelnya memang terkesan cepat sih tapi tidak secepat versi animenya. Versi animenya lebih cepat tapi tidak memungkiri kalau versi anime serasa melihat versi manga yang dianimasikan (saking miripnya). Kemudian ada yang ditukar beberapa adegannya, seperti adegan Usagi menjatuhkan dirinya ke dalam Pharaoh 90 dan Saturn mengorbankan diri masuk ke dalam pintu gerbang milik Pluto. Mungkin ceritanya bakal membingungkan bagi yang pertama kali nonton Sailor Moon. Beda dengan saya yang sudah dari kecil mengidolakan Sailor Moon sampe bolos les, lol.

Queer scene?

Yes, there is a queer scene in Sailor Moon Crystal, tapi tidak terlalu banyak. Hubungan antara Haruka dan Michiru ya hanya di satu adegan saja sementara hubungan antara Usagi dan Haruka malah lebih banyak. Jadinya Michiru hanya sebagai TTM sadja buat Haruka (monggo disebut sendiri singkatannya). Mungkin di doujin yuri Haruka x Usagi malah WIN jadinya. (gives hug to Michiru-neesan). Beda di versi 90, Haruka malah sayang banget sama Michiru.

Character Development?

Mungkin ceritanya lebih fokus ke tokoh Usagi sih, jadi semua senshi seperti tidak punya karakternya sendiri-sendiri alias monoton saking cepetnya alur cerita. Tapi, mungkin mereka akan punya character development sendiri di arc selanjutnya, Dream Arc. Semoga saja studio Toei tidak terlalu ngebut ngerjainnya.

Well, saya kira sudah sampai di sini review saya. Endingnya memang cliffhanger sih, semoga tahun ini atau tahun depan segera rilis serial Sailor Moon Crystal yang baru. Ada kabar langsung dari salah satu forum katanya serial anime-nya akan ditayangkan setelah pementasan musikal Sailor Moon yang baru, yaitu Sailor Moon ~Amour Eternal~. Ooh the musical, I love Shiotsuki neesama *rolling*.

tumblr_o9gdkuoDMw1rq2jnro8_540

Cliffhanger, huh?

See you on the next post!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s