Fujoshi Kanojo

Setelah mengeluh seharian gara-gara penyakit fujonya tidak segera sembuh bahkan malah lebih parah, akhirnya saya cari hiburan lain dengan menonton Precure. Tapi untuk sementara saya nggak akan bahas *purikyua* dulu. Kali ini yang akan saya review adalah manga adaptasi dari sebuah novel best-seller *yah katanya gitu* karya Pentabu berjudul Fujoshi Kanojo. Ilustrasinya ditangani oleh Shinba Rize yang sudah cukup dikenal dalam manga bergenre yaoi. Kebetulan saya sendiri sudah pernah membaca karya-karyanya Shinba Rize. (.__.”)

Lhoh kok judulnya fujo lagi….

Eww tenang, ini bukan yaoi kok. (^^)/

fujoshi_kanojo_v01_ch01_001

Ilustrasinya Shinba Rize benar-benar beraura josei, cuma tokoh cowoknya emang lebih bishie dan uke. *dibuang

Fujoshi Kanojo mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Taiga Mutou yang sedang mencari pekerjaan sambilan. Taiga tidak sengaja bertemu dengan seorang cewek bernama Yuiko Ameya dan membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Taiga langsung menawarkan diri untuk bekerja di tempat cewek itu. Saat Taiga menyatakan cinta, Yuiko langsung mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang fujoshi.

Awalnya Taiga tidak tahu arti dari fujoshi  dan langsung menerima pengakuan Yuiko. Taiga mulai mengerti istilah itu setelah mencari di internet dan melihat kelakuan pacarnya selama ini namun tidak bisa kabur karena Taiga sudah berjanji untuk menerima pengakuan Yuiko. Yuiko pun memaksa Taiga untuk membuat cerita BL (Boys Love) karena dia mengetahui bahwa Taiga mahasiswa jurusan sastra.

fujoshi_kanojo_v01_ch02_102

Fujoshi Kanojo benar-benar menyentil kebiasaan para fujoshi di Jepang. Pentabu sebagai penulis sepertinya memang punya pacar seorang fujoshi dilihat dari catatan novelnya, sehingga tahu kelakuan aneh macam apa yang dilakukan seorang fujoshiOtome games, Butler Cafe, Doujinshi, Megane Otoko, dan uke seme adalah beberapa hal yang tidak bisa lepas dari ingatan para fujo. Senyuman seorang fujo ketika bertemu pairing uke dan seme menjadi semakin liar dan licik kalau mereka berhubungan dekat atau terlihat intim. *lolwhut*

Karena sikap dan kelakuan mereka yang aneh inilah para fujoshi, sama halnya dengan otaku mereka tidak dapat diterima di masyarakat Jepang. *sukanya kok liat homok :P*

4

Damn that smile. So dangerous (.__.”). Well , saya akui kalau dulu sempat cengar-cengir gak jelas cuma itu hanya berlaku di gambar 2D. ^^

Taiga sendiri berwajah uke, sifatnya pun cenderung lemah pada cewek yang disukainya sehingga menyebabkan dia gampang dimanfaatkan Yuiko sesuka hati. Sampai pada chapter terbaru, belum ada perkembangan untuk Yuiko apakah dia benar-benar mencintai Taiga sebagai pacarnya atau tidak. Sejauh ini baru Taiga yang mulai berusaha memahami pacarnya sebagai fujo. Awkk kasian sekali dirimu…(;__;)

Fujoshi_Kanojo_v01_ch01_056

Dari yang saya baca sejauh ini, mungkin adaptasi manga ini lebih bagus ketimbang film live-actionnya. Entah kenapa mungkin saya kurang suka dorama yang diberi bumbu aneh-aneh. =)) Harap diingat bahwa ini bergenre josei, dan kemungkinan akan ada adegan yang agak….ehem seperti serial genre josei lainnya *mudah-mudahan kagak ada >.<*. Dan sepertinya fetish Yuiko mulai nggak jelas aja, bikin Taiga makin sering dijadikan korban pelampiasan.

Sekian dulu postingan hari ini, lagi-lagi bikinnya pas tengah malam…..euwwwh. Mudah-mudahan saja chapter berikutnya ada perkembangan yang lebih menarik dari manga Fujoshi Kanojo ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s